Sunday, May 10, 2009

Asking Forgive


Hmmm…. Perasaan agak galau neh, gak tau napa, tiba-tiba aja. Tiba-tiba aja dalam pikiran ku terlintas sebuah firasat, bahwa aku akan dijauhi oleh seorang teman. Lalu aku berpikir keras, mempertanyakan, apa kesalahan yang telah aku lakukan? Kalau memang ada, aku ingin sekali meminta maaf. Aku akan lakukan apa saja asalkan maaf ku diterima.
Akhirnya aku curhat ke temenku, MbakWindu. Senior di tempat aku bekerja saat ini. Dia orang yang asyik. Ngobrol ama dia, selalu membuat aku tertawa, dan belajar menjadi seorang yang dewasa, bijak dan berjiwa besar.
Darinya aku dihadiahkan beberapa puisi, dan inilah puisinya. Dan pesannya, ”ambil hikmah dari semua kejadian, dan jangan pernah berpikir buruk akan sesuatu...”
Hmmm.... iya juga, ya... Hadapi dan jalani saja hidup ini apa adanya.
( Ibarat sanger, terkadang akan disajikan dengan hangat, sehingga bisa memberi kehangatan saat dingin melanda. Terkadang akan disajikan dengan es, dan bisa memberi kesejukkan di tenggorokan yang dahaga. Atau bahkan disajikan dengan sedikit pahit, untuk mengingatkan, bahwa hidup tidak selalu manis...)
Makasih, ya Mbak....

Bila Cinta Membuat mu menderita

Bila cinta membuatmu menderita,
mungkin ada yang salah…
entah caramu menerima,
entah caramu memahami,
entah caramu memiliki,
entah caramu memberikan,
entah caramu mengharapkan,
entah caramu menginginkannya,
entah caramu menggenggamnya,
Sebab cinta itu sendiri tak memiliki kemampuan untuk menyakiti,
apalagi menyebabkan penderitaan…
(Renungan di kaki Tidar, Magelang)

Tuhan aja bingung…
Kisah sepasang kekasih

Konon ada seekor ikan. Entah kenapa dan bagaimana, tiba-tiba jatuh cinta pada seekor burung betina mungil berbulu indah, yang sedang bertengger di atas pohon, tepat di tepi sungai. gayung bersambut. si burungpun punya perasaan yang sama. tak mau bertele-tele, keduanya menjadi sepasang kekasih, lalu memutuskan membuat sebuah komitmen yang jelas. mereka memutuskan menikah.
Tak perlu waktu lama, maka masalah pun muncul. mereka bingung dimana harus tinggal, supaya bisa hidup bersama-sama layaknya suami istri. ikan tak bisa tinggal di atas pohon supaya bisa tidur berdua. burungpun tak bisa hidup di dalam air supaya bisa saling berpeluk dan mengucapkan ‘G’night sweet heart’ setiap kali menjelang tidur. tak ada ide bagus. tak ada jalan keluar.
Namun naluri religius mereka menawarkan alternatif. Berdoa. mereka akhirnya memutuskan berdoa bersama-sama. memohon petunjuk Tuhan, agar diberi jalan menyelesaikan masalah. Tuhan mendengar doa mereka.
Tanpa dinyana Tuhan juga bingung. Jadinya pusing. alih-alih memberi jalan keluar, Tuhan akhirnya membuat peraturan baru, semacam Keppres. Tapi ini judulnya kephan, alias keputusan Tuhan (bukan keputusan dephan lho!). peraturannya begini: "semua mahluk yang beda habitat dan gaya hidup, dilarang keras jatuh cinta, karena bikin pusing!" nah looooo….!!!!
Lihatlah.. betapa rumitnya CINTA…

******************