Terimakasih.. Tuhan…
(catatan untuk insiden Lhok Mee 19 Juli 2009)
Tak bisa dilukiskan dengan kata-kata, bagaimana perasaanku saat itu. Semua rasa bercampur baur jadi satu. Cemas, takut, panik, hancur, duka, marah dan entah apalagi. Tapi sekuat tenaga kuredam semuanya, kurangkaikan semua rasa itu menjadi sebuah ketenangan untuk menata hati dan tindakan, sehingga bisa berpikir tepat dan cepat.
Hidup memang tidak bisa ditebak. Sungguh aku menyesal, sering berburuk sangka terhadap sang Pencipta. Hari ini kurasakan betapa Tuhan selalu dekat dengan hambaNya, bahkan lebih dekat dari urat nadi sekalipun. Kurasakan pertolonganNya, kepedulianNya terhadap aku dan kami.
Insiden itu membuat aku sadar, bahwa selalu ada keberuntungan dan rahmat yang mengalir di setiap langkahku, yang selalu saja tidak aku sadari.
Selama ini sering ku rutuki, setiap semua keinginan ku yang tak pernah pernah menjadi kenyataan. Tapi tak pernah kucermati pula, bahwa sebuah keberuntungan kecil yang tak pernah kusadari, telah menyelamatkan hidup ku hingga hari ini.
Tiba-tiba aku teringat celoteh seorang teman, tentang seorang pemuda yang selalu mengeluhkan kenapa buah beringin tak seenak dan sebesar semangka, sehingga dengan mudah ia mengumpulkannya dan kemudian memakan atau menjualnya ke pasar. Hingga pada suatu hari, sang pemuda beristirahat di bawah sebuah pohon beringin dengan tiupan angin sepoi-sepoi yang membuat si pemuda merasa nyaman dan hampir saja tertidur. Namun sejurus kemudian ia dikejutkan oleh sebutir buah beringin yang jatuh tepat menimpa hidungnya.
Seketika itu pula ia terkejut dan terpekur, lalu kemudian menyesali buruk sangkanya terhadap Tuhan yang sudah menciptakan buah beringin yang kecil.
Sekali lagi, Tuhan…
Maafkan dan ampuni aku yang lemah ini, yang selalu saja melupakan arti bersyukur dan berterimakasih.. Terimakasih, untuk semua rahmat dan nikmatMu, terimakasih untuk sebuah peringatan yang membuat aku tersadar. Terimakasih untuk kecintaanMu terhadap ku sehingga tak Kau ijinkan aku lengah dan keluar dari rel-Mu. Terimakasih untuk kesempatan yang Kau berikan untukku dan untuk Kami, sehingga bisa menikmati hangat sinar mentariMu, sejuknya tetes embunMu, serta leluasanya dada ini menghirup udaraMu.
Sekali lagi, Tuhan…
Terimakasih..
Sunday, July 19, 2009
Sunday, May 10, 2009
Asking Forgive

Hmmm…. Perasaan agak galau neh, gak tau napa, tiba-tiba aja. Tiba-tiba aja dalam pikiran ku terlintas sebuah firasat, bahwa aku akan dijauhi oleh seorang teman. Lalu aku berpikir keras, mempertanyakan, apa kesalahan yang telah aku lakukan? Kalau memang ada, aku ingin sekali meminta maaf. Aku akan lakukan apa saja asalkan maaf ku diterima.
Akhirnya aku curhat ke temenku, MbakWindu. Senior di tempat aku bekerja saat ini. Dia orang yang asyik. Ngobrol ama dia, selalu membuat aku tertawa, dan belajar menjadi seorang yang dewasa, bijak dan berjiwa besar.
Darinya aku dihadiahkan beberapa puisi, dan inilah puisinya. Dan pesannya, ”ambil hikmah dari semua kejadian, dan jangan pernah berpikir buruk akan sesuatu...”
Hmmm.... iya juga, ya... Hadapi dan jalani saja hidup ini apa adanya.
( Ibarat sanger, terkadang akan disajikan dengan hangat, sehingga bisa memberi kehangatan saat dingin melanda. Terkadang akan disajikan dengan es, dan bisa memberi kesejukkan di tenggorokan yang dahaga. Atau bahkan disajikan dengan sedikit pahit, untuk mengingatkan, bahwa hidup tidak selalu manis...)
Makasih, ya Mbak....
Bila Cinta Membuat mu menderita
Bila cinta membuatmu menderita,
mungkin ada yang salah…
entah caramu menerima,
entah caramu memahami,
entah caramu memiliki,
entah caramu memberikan,
entah caramu mengharapkan,
entah caramu menginginkannya,
entah caramu menggenggamnya,
Sebab cinta itu sendiri tak memiliki kemampuan untuk menyakiti,
apalagi menyebabkan penderitaan…
(Renungan di kaki Tidar, Magelang)
Tuhan aja bingung…
Kisah sepasang kekasih
Konon ada seekor ikan. Entah kenapa dan bagaimana, tiba-tiba jatuh cinta pada seekor burung betina mungil berbulu indah, yang sedang bertengger di atas pohon, tepat di tepi sungai. gayung bersambut. si burungpun punya perasaan yang sama. tak mau bertele-tele, keduanya menjadi sepasang kekasih, lalu memutuskan membuat sebuah komitmen yang jelas. mereka memutuskan menikah.
Tak perlu waktu lama, maka masalah pun muncul. mereka bingung dimana harus tinggal, supaya bisa hidup bersama-sama layaknya suami istri. ikan tak bisa tinggal di atas pohon supaya bisa tidur berdua. burungpun tak bisa hidup di dalam air supaya bisa saling berpeluk dan mengucapkan ‘G’night sweet heart’ setiap kali menjelang tidur. tak ada ide bagus. tak ada jalan keluar.
Namun naluri religius mereka menawarkan alternatif. Berdoa. mereka akhirnya memutuskan berdoa bersama-sama. memohon petunjuk Tuhan, agar diberi jalan menyelesaikan masalah. Tuhan mendengar doa mereka.
Tanpa dinyana Tuhan juga bingung. Jadinya pusing. alih-alih memberi jalan keluar, Tuhan akhirnya membuat peraturan baru, semacam Keppres. Tapi ini judulnya kephan, alias keputusan Tuhan (bukan keputusan dephan lho!). peraturannya begini: "semua mahluk yang beda habitat dan gaya hidup, dilarang keras jatuh cinta, karena bikin pusing!" nah looooo….!!!!
Lihatlah.. betapa rumitnya CINTA…
******************
Tuesday, April 21, 2009
Ranger Sarah Deu

Ranger Sarah Deu
SARAH DEU, ACEH JAYA — Raungan infrasonik membelah sunyi belantara. Bukan pertanda perang, melainkan riuh Po Meurah bercengkrama di sungai. Bulir air di antara semilir angin membasuh dedaunan.
Seakan bukan sekadar melepas gerah, gajah-gajah saling siram. Kawanan ini dikenal dengan kelompok 13, sesuai jumlahnya. Sore terik itu, jumlahnya bertambah.
Fahmi, Leader Conservasi Rescue Unit (CRU) Sarah Deu, kawasan Ulu Masen, Aceh Jaya, menghitung jumlahnya sudah 14 ekor. Sejak awal bulan lalu, bayi yang belum diketahui jenis kelamin, bergabung dalam kawanan.
”Saat itu kebetulan saya sedang berada di sungai dimana gajah-gajah itu menghabiskan waktu untuk mandi, lalu saya memotret dan setelah menyaksikan hasilnya ternyata jumlah mereka memang sudah bertambah, dengan hadirnya bayi gajah,” jelas Fahmi, saat disambangi acehkita.com di CRU Sarah Deu, pertengahan April lalu.
Sarah Deu sendiri ’medan perang’ antara manusia dan gajah paling kesohor. Agar damai tercipta,” kita jadikan lahan konservasi, untuk meminimalkan konflik,” jelas Fahmi.
Dari area menyeramkan, Sarah Deu disulap menjadi kawasan menyenangkan. Kawasan ini dijadikan markas ’gajah polisi’, dilatih untuk menghalau amuk gajah liar yang kerap melumat kebun warga.
Jelas manusia turut andil membuat gajah jadi berang. Agar adil, tak hanya gajah yang dididik. Sarah Deu juga difungsikan sebagai ’taman belajar’. ”Kawasan ini juga menjadi kawasan edukasi bagi warga untuk menjaga lingkungannya,” kata Fahmi.
Sebenarnya, warga sekitar tak berhubungan langsung dengan gajah. Namun aktifitas membuka lahan perkebunan yang terus menjorok ke dalam hutan membuat gajah terusik. ”Karenanya kawasan konservasi didirikan disini,” kata Fahmi.
Serupa gajah, warga juga dilatih menjadi ranger. Tugasnya menjaga hutan. Menurut Fahmi, pihaknya juga mengajarkan masyarakat memanfatkan hutan untuk peningkatan sumber ekonomi.”Misalnya bagaimana menjadikan kotoran gajah sebagai pupuk biogas,” terang Fahmi.
Kini Fahmi dan rekan-rekannya memilki lima ekor gajah terlatih. Tiga diantaranya menjadi pentolan seperti Ida, Suci dan Haris. Namun kelompok lima ini, semuanya ’gajah polisi’. Sedikitnya tujuh mahot, alias pawang gajah disiagakan untuk melatih dan mendampingi.
”Setiap pagi gajah-gajah ini kita bawa ke hutan, dimana mereka bisa menghabiskan waktunya di sana, dan ketika sore hari mereka kembali untuk belajar, berlatih dan istirahat,” jelas Sofyan, sang mahot.
Bagi Sofyan, 30 tahun, mengawal gajah bukan hal baru. Pengalamannya menjadi mahot hampir 10 tahun, membuat Sofyan paham betul apa keinginan para gajah.
”Mereka hewan yang manis sebenarnya jika kita mau memahami kehidupannya, buktinya gajah-gajah terlatih ini akan sangat menghibur jika kita ada bersama mereka,” kata Sofyan
Menjadikan kawasan Sarah Deu sebagai wilayah konservasi merupakan program perlindungan hutan yang dikelola Flora & Fauna International (FFI) Aceh. Selain Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Barat juga menjadi target konservasi.
”Kita terus menyosialisasikan program ini, sehingga pemerintah nantinya benar-benar akan mencanangkan kawasan Ulu Masen sebagai kawasan yang harus dilindungi,” kata Fahmi.
Menurut Fahmi, pengusulan kawasan hutan Ulu Masen dimulai sejak tahun 2002. Kala itu, FFI telah menjalankan program di Aceh selama empat tahun. Berdasarkan data yang dikumpulkan, bagian utara Aceh cukup syarat memiliki kawasan konservasi.
Kegiatan program ini mulanya hanya fokus mengusung jenis Elephas maximus sumatranus (gajah sumatera) sebagai jenis utama (Flagship species) yang perlu dilindungi keberadaannya di habitat aslinya.
“Tapi saat ini tanpa meninggalkan jenis utama, tujuan pelestarian Hutan Ulu Masen menjaga kesinambungan jasa lingkungan yang disediakan untuk masyarakat Aceh, terutama penduduk lima kabupaten di sekitar wilayah hutan ini,” tambah Fahmi.*****
Tulisan ini sudah dipublish di stus : www.acehkita.com
Monday, April 20, 2009
Angka Keberuntungan Koe
Menyingkap angka keberuntungan dari perhitungan angka kelahiran.
Setelah di hitung-hitung :
Tanggal lahirku + bulan Lahir ku + tahun lahirku, maka hasilnya dibawah ini :
1992, lalu
1 + 9 + 9 + 2 = 21
2 + 1 = 3
Nombor Tarikh Lahir saya ialah :3
3. = Ceria
Golongan ini merupakan golongan yang idealistik.
Mereka sangat kreatif, sosial, mesra, romantik dan mudah dibawa berunding.
Mereka suka memulakan sesuatu tetapi jarang dapat menghabiskannya.
Mereka suka orang lain gembira dan sanggup melakukan apa sahaja untuk mencapainya. Mereka sangat popular dan idealistik.
Golongan ini perlu belajar untuk melihat sesuatu dengan lebih realistik.
Hehehehee.. asyik aja bermain dengan angka-angka.
Mau tahu angka keberuntunganmu : find it at Facebook.
Setelah di hitung-hitung :
Tanggal lahirku + bulan Lahir ku + tahun lahirku, maka hasilnya dibawah ini :
1992, lalu
1 + 9 + 9 + 2 = 21
2 + 1 = 3
Nombor Tarikh Lahir saya ialah :3
3. = Ceria
Golongan ini merupakan golongan yang idealistik.
Mereka sangat kreatif, sosial, mesra, romantik dan mudah dibawa berunding.
Mereka suka memulakan sesuatu tetapi jarang dapat menghabiskannya.
Mereka suka orang lain gembira dan sanggup melakukan apa sahaja untuk mencapainya. Mereka sangat popular dan idealistik.
Golongan ini perlu belajar untuk melihat sesuatu dengan lebih realistik.
Hehehehee.. asyik aja bermain dengan angka-angka.
Mau tahu angka keberuntunganmu : find it at Facebook.
Saturday, April 4, 2009
Mengutip Sanger yang Terserak
Telah kita lewati banyak riwayat; duplikat monyet ukuran kecil, dua batang lilin kehidupan, saputangan warna hitam (yang kata mitos pertanda perpisahan), cuplikan episode hidup yang terserak diwarung kopi, percakapan hingga dini hari, hingga desiran angin gunung dan uraian rintik hujan.
Aku telah lewati itu, dan telah pula diselingi dengan episode hidup babak lanjutan. Tapi masih kutemui juga rindu yang sama, masih saja kurasakan kisah yang sama, masih kulihat warna yang sama, yang semakin aku mencoba melupakannya, semakin erat melekat dibenakku. Yang semakin kucoba kubur dalam sudut hati yang paling pojok, semakin ia mendesak muncul ke permukaan.
Kucoba putar balikkan kenyataan, dengan menikmatinya, ternyata memberi keresahan yang semakin mendalam. Maafkan aku yang tak bisa hindari ini. Kucoba bertahan, tapi tak tertahankan.
Seandainya boleh bertanya kepada Tuhan, apa sih rahasia dibalik rencanaNya mempertemukan kita dalam sebuah gelas berisikan sanger..
Rasa manis sanger terkadang membuat kita lupa, (kita..????? tepatnya aku..!!) kalau kita (hmm... kita..?? lagi-lagi tepatnya aku) telah menabrak dinding kehidupan yang memberi batasan ruang dan waktu.
Atau kita jalani saja.. dengan segala konsekuensinya.
Aku telah lewati itu, dan telah pula diselingi dengan episode hidup babak lanjutan. Tapi masih kutemui juga rindu yang sama, masih saja kurasakan kisah yang sama, masih kulihat warna yang sama, yang semakin aku mencoba melupakannya, semakin erat melekat dibenakku. Yang semakin kucoba kubur dalam sudut hati yang paling pojok, semakin ia mendesak muncul ke permukaan.
Kucoba putar balikkan kenyataan, dengan menikmatinya, ternyata memberi keresahan yang semakin mendalam. Maafkan aku yang tak bisa hindari ini. Kucoba bertahan, tapi tak tertahankan.
Seandainya boleh bertanya kepada Tuhan, apa sih rahasia dibalik rencanaNya mempertemukan kita dalam sebuah gelas berisikan sanger..
Rasa manis sanger terkadang membuat kita lupa, (kita..????? tepatnya aku..!!) kalau kita (hmm... kita..?? lagi-lagi tepatnya aku) telah menabrak dinding kehidupan yang memberi batasan ruang dan waktu.
Atau kita jalani saja.. dengan segala konsekuensinya.
Thursday, April 2, 2009
Katanya Aku Melankolis..
Iseng-iseng ikutan quiz kayak gini di online.. hehehehehe.. hasilnya... ???
Hmmm.... menarik juga neh...
Katanya aku Melankolis..
Yayan took the quiz and the result is Melankolis.
Hmmm.... menarik juga neh...
Katanya aku Melankolis..
Yayan took the quiz and the result is Melankolis.
Melankolik (Melancholy) - Cairan empedu hitam – Murung - “Yang Sempurna”. Tipe ini berseberangan dengan sanguin. Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguin selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankoli cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan dan kalaupun berbicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
Dari empat temperamen tersebut, melankolis merupakan temperamen yang paling kaya. Ia memiliki rasa seni yang tinggi, kemampuan analitis yang kuat, perfeksionis, sensitif, berbakat, dan rela berkorban. Perasaan sangat berpengaruh pada pribadi seorang melankolis, ia adalah orang yang introvert tapi apabila ia sedang berada dalam puncak sukacitanya, ia bisa saja menjadi lebih ekstrovert.
Pribadinya yang sangat perfeksionis cenderung membuatnya sering menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri. Padahal ia adalah seseorang yang memiliki daya analitik yang hebat yang mampu memperhitungkan bahaya. Si melankolis cenderung memilih pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan dan ketekunan, sekali ia memilih sesuatu maka ia akan tetap setia mengerjakannya. (by Joseph http://cybersurferzone.blogspot.com)
Dari empat temperamen tersebut, melankolis merupakan temperamen yang paling kaya. Ia memiliki rasa seni yang tinggi, kemampuan analitis yang kuat, perfeksionis, sensitif, berbakat, dan rela berkorban. Perasaan sangat berpengaruh pada pribadi seorang melankolis, ia adalah orang yang introvert tapi apabila ia sedang berada dalam puncak sukacitanya, ia bisa saja menjadi lebih ekstrovert.
Pribadinya yang sangat perfeksionis cenderung membuatnya sering menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri. Padahal ia adalah seseorang yang memiliki daya analitik yang hebat yang mampu memperhitungkan bahaya. Si melankolis cenderung memilih pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan dan ketekunan, sekali ia memilih sesuatu maka ia akan tetap setia mengerjakannya. (by Joseph http://cybersurferzone.blogspot.com)
Tuesday, March 24, 2009
Menanti Bintang Jatuh di Ujung Senja

Dari Cerita Seorang Teman
Bilah-bilah papan tak rapat, saban hujan, plastik hitam berdebu tak mampu menahan rintik mengguyur tubuh layu itu. Dingin pegunungan Gleu Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, disergapnya hanya dengan sehelai kain. Sejak empat tahun silam, hanya sehelai sarung menutup tubuhnya.
Di atas dipan berukuran 3x3 meter, Nyak Rahsia, 62 tahun, menghabiskan sisa usia. Segala rutinitas dilakoni di sembilan baris papan, dari makan hingga ‘buang air.’ Hanya selembar tikar alasnya merebahkan badan dan kepala ditindih di bantal kumuh ‘telanjang’.
Di rumah reot, persis kaki bukit, di ujung jalan setapak Desa Pulolhoih ia menanti belas kasih. Rufdat, salah seorang family jauhnya meminjamkan dapur rumahnya untuk ditinggali Nyak Rahsia, hingga memberinya makan.
Sejak empat tahun silam, sebelah tubuhnya tak lagi berfungsi. Sementara lengan dan pungungnya, nyaris tak disisakan jamur. Sejak sulit bergerak, Nyak Rahsia tak lagi bekerja. Sebelumnya, apapun dikerjakannya demi sesuap nasi.
“Inoe Loen hana ek le kukerja, kiban nasib si dara loen, nye loen mete soe tem hiroe anuek loen? (Sekarang saya tidak lagi mampu bekerja, bagaimana ya dengan nasib anak saya, kalau saya meninggal siapa yang mau peduli nasib anak saya),” ucapnya dengan mata berkaca.
Anaknya, Nyak Puleh, 35 tahun juga dirudung malang. Sejak lahir, ia lumpuh layu dan tuna rungu. Walau demikian Nyan Rahsia sangat menyayangi anaknya itu. Nyak Rahsia terus punya keinginan sembuh dari penyakitnya, dan bisa mencari nafkah dan melihat anaknya bahagia.
Kini dua insan tersebut hanya mengharap iba tetangga untuk isi perut, hal yang paling pantang Nyak Rahsia lakukan semasa dia sehat. Dulu dia rela melakukan apa saja demi membahagiakan anak semata wayangnya itu.
Walau kini sama-sama tergolek di tempat tidur, Nyak Rahsia tidak mau makan sebelum anaknya makan terlebih dahulu.
“Saya sebisa mungkin berusaha membahagiakan anak saya,” kata Nyak Rahsia dengan suara berat, dalam bahasa Aceh. Menurut dia, sejak suaminya M. Daud meninggal 9 tahun lalu, dia menjadi orang tua tunggal menghidupi anak dan dirinya.
Hari ini, serbuan hawa dingin kembali menerpa kulit kerutnya. Sedingin nasib yang kini ia rasakan.
***
Nyak Rahsia dan M. Daud menikah 40 tahun lalu, tak ada pesta mewah yang digelar, namun acara sakral tersebut masih di kenang Nyak Rahsia. Tapi kebahagian tampak jelas dari rona kedua pengantin baru tersebut. Namun acara sakral tersebut masih di kenang Nyak Rahsia. “Pelaminan dilaksanakan pada malam hari, di terangi lampu strongkeng, dan debus,” Kata dia mengenang.
Walau tak punya penghasilan tetap, dan bekerja sebagai buruh tani mereka berhajat punya anak banyak sebagai mana keluarga lain di kampung tersebut. “Setahun, dua tahun sampai 6 tahun, belum ada tanda-tanda saya mengandung,” kata Rahsia.
Memasuki tahun ke tujuh perkawinannya, Rahsia merasa kehadiran jabang bayi di perutnya, itu pula yang memicu Rahsia dan Suaminya terus memacu kerja menyimpan bekal menyambut buah hatinya.
Kebahagiaan sesaat sempat dirasakan saat kehadiran bayi perempuan pertama yang telah lama di nanti, namun sejak lahir Bayi tersebut sering sakit-sakitan dan menderita panas secara mendadak, “Sejak lahir dia sering sakit-sakitan,” kata Rahsia yang kemudian sepakat memberi nama anaknya dengan Nyak Puleh (Sembuh).
***
Kini Nyak Rahsia dan Nyak Puleh menunggu uluran tangan untuk menyambung hidup, Triliunan dana segar yang diprogramkan pemerintah untuk rakyat miskin belum ada yang di jatahkan padanya. “Jangankan pejabat kabupaten, pejabat Camat dan Lurah saja tidak pernah datang menjenguk Nyak Rahsia dan anaknya,”terang Rufdat
Selain itu, Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) juga tak menyentuh diri mereka, padahal Nyak Rahsia punya keinginan agar tetap sehat, untuk mengurusi anak semata wayangnya yang cacat mental sejak lahir. “Tak pernah ada petugas pukesmas yang datang kemari,”jelas Rufdat.
Bagi-bagi Sembako, Baju, Sarung, yang kerap dilakukan caleg belakangan ini juga tak pernah menjamah dirinya, “Padahal banyak caleg yang, yang sudah bergerilya di dekat rumahnya, namun tak pernah sampai ke rumah Janda itu,” kata seorang pemuda Pulolhoih.
****************************
Kalau saudara/i mau menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu beban mereka. Silakan sumbangannya diantar ke kantor AJI Banda Aceh
Jl Angsa No 23, Desa Batoh, Luengbata Banda Aceh
Telp : 0651-637708
Via Sdr. Munar atau Maisara.
Monday, March 23, 2009
Akhir Episode Sanger Bag 2
Sanger…
Minuman penuh kenangan ini, yang aku pesan.
Seiring datangnya secangkir sanger, sebegitu pula mengalir semua kenangan yang pernah singgah dihari-hari aku sebelumnya. Menerobos gerbang waktu 1503.
Entah apa rencana Tuhan, untuk ku tahun ini. Mencoba-coba menebak, tapi takut kualat ah..
Minuman penuh kenangan ini, yang aku pesan.
Seiring datangnya secangkir sanger, sebegitu pula mengalir semua kenangan yang pernah singgah dihari-hari aku sebelumnya. Menerobos gerbang waktu 1503.
Entah apa rencana Tuhan, untuk ku tahun ini. Mencoba-coba menebak, tapi takut kualat ah..
Wednesday, March 18, 2009
Akhir Episode Sanger
Waktu memang tidak pernah bisa dihentikan
apatah lagi oleh manusia se kecil kita
kajian hidup yang kita bahas di warung kuphie
sudah tiba di penghujung..
dan kajian itu harus segera kita akhiri
karena kita harus menjalani kehidupan itu..
tapi apa kesimpulannya?
apakah kita harus berhenti berharap?
karena kita harus bangun dari tidur dan menghentikan mimpi indah ini?
bagimana kalau aku merasa nyaman saat bermimpi
apakah aku harus terus bermimpi..?
atau bangun sejenak, bengong
lalu tidur lagi, untuk melanjutkan mimpi tadi..
jati diri kita terus berlari, dan kitapun harus mengejarnya
mungkin siklus perputaran itu tetap sama
bak matahari berputar mengelilingi bumi..
hanya saja, suasana perputaran itu yang berbeda
kadang berjumpa dengan sanger yang manis
atau kadang berjumpa dengan kopi yang pahit..
ha ha ha..
benar juga katamu
simpan saja di palung hati yang dalam
bangun dan lanjutkan aktifitas
nanti ketika malam tiba
kita lanjutkan lagi mimpi indah itu
barangkali itu kesimpulan yang tepat
untuk kajian kita kali ini
Ketambe..
nantikan aku untuk kajian hidup episode berikutnya..
apatah lagi oleh manusia se kecil kita
kajian hidup yang kita bahas di warung kuphie
sudah tiba di penghujung..
dan kajian itu harus segera kita akhiri
karena kita harus menjalani kehidupan itu..
tapi apa kesimpulannya?
apakah kita harus berhenti berharap?
karena kita harus bangun dari tidur dan menghentikan mimpi indah ini?
bagimana kalau aku merasa nyaman saat bermimpi
apakah aku harus terus bermimpi..?
atau bangun sejenak, bengong
lalu tidur lagi, untuk melanjutkan mimpi tadi..
jati diri kita terus berlari, dan kitapun harus mengejarnya
mungkin siklus perputaran itu tetap sama
bak matahari berputar mengelilingi bumi..
hanya saja, suasana perputaran itu yang berbeda
kadang berjumpa dengan sanger yang manis
atau kadang berjumpa dengan kopi yang pahit..
ha ha ha..
benar juga katamu
simpan saja di palung hati yang dalam
bangun dan lanjutkan aktifitas
nanti ketika malam tiba
kita lanjutkan lagi mimpi indah itu
barangkali itu kesimpulan yang tepat
untuk kajian kita kali ini
Ketambe..
nantikan aku untuk kajian hidup episode berikutnya..
Tuesday, March 17, 2009
Kenangan 2 Gelas Sanger
Ya....
sanger itu akan selalu ada. meski cuma disimpan dikenangan..
aromanya pasti akan selalu bisa dinikmati kapan aja....
selama kita masih mau menyimpannya dilorong hati..
simpan sensasinya dengan rapi dihati... rawat agar tak ada kesempatan melupakan... dan silakan nikmati itu setiap saat, everytime when u need that
everytime when u miss that.
Dari 2 gelas sanger itu, malam itu, aku tahu, bahwa hidup tak selalu seperti yang kita inginkan.
Tidak setiap keinginan bisa kita miliki. Dan, menikmati sensasi kesedihan itulah yang selalu dinamakan jalan hidup...
Tak bisa memiliki, bukan berarti terlambat atau kalah...
Nikmati sajalah.. hingga kesedihan menjadi sebuah kenyamanan.
Monday, March 16, 2009
Kado Ultah dari Mas Dwie Guntoro :
happy b'day
Happy birthday for you today,
You’re kind and clever I must say.
With moments worth a million hugs,
Talks, with coffee in those mugs.
Your heart and values seem so right,
We share our views without a fight.
Our memories live with eyes so true,
Adventures grow in a life’s canoe.
I wish you more than words can say,
That you will never, cease to play.
Happy birthday for today,
I’m here for you, on this special day.
happy b'day
Happy birthday for you today,
You’re kind and clever I must say.
With moments worth a million hugs,
Talks, with coffee in those mugs.
Your heart and values seem so right,
We share our views without a fight.
Our memories live with eyes so true,
Adventures grow in a life’s canoe.
I wish you more than words can say,
That you will never, cease to play.
Happy birthday for today,
I’m here for you, on this special day.
Saturday, March 14, 2009
Selamat Datang di Hari Baru Hidup ...

Misteri Lorong Waktu itu Sudah Kita Pecahkan
Dear…
Tengah malam. Tepatnya pukul 00.00 wib. Angin malam tidak terlalu berhembus kencang. Dan malam ini sudah masuk tanggal 15 Maret 2009. Tanggal keramat dalam hidupku. (Tepatnya hidup kita). Tanggal ini yang menjadi gerbang waktu perantara aku hadir di dunia fana ini.
Hari dimana tepat bertambah usia ku yang ke...... (ah sebaiknya aku tidak usah menyebutkan angkanya, apalah arti angka-angka itu).
Luar biasa tahun ini, tak ada perayaan dan peringatan ulang tahun yang seperti tahun sebelumnya. Bahkan tidak ada ucapan selamat juga dari orang-orang tercinta disekeliling ku. Menyedihkan memang...
Tapi, yaaa sudahlah. Aku tak menganggap mereka tak peduli kepadaku. Tapi kalaupun dugaan ku itu benar, ya sudahlah. Toh selama ini kondisi itu juga yang aku hadapi, jadi aku berusaha membiasakan diriku untuk sendiri.
Aku tak ingin ada air mata di hari bahagiaku ini.
Makin malam, rex peunayong tidak bertambah dingin (hanya nyamuk aja yang bertambah banyak). Aku masih ingin disitu, menikmati relung-relung waktu yang berjalan perlahan menyusup jiwa, satu persatu aliran darahku disusupinya, dan akhirnya tiba juga di hati.
Ada yang lain disana, ada rasa... dan ketika menyentuh jantung, maka jantungku mulai berdegub kencang. Aku terus menikmati itu. Senyum terus mengembang (tepatnya terus ku kembangkan, meski sepi terus mendesak mendominasi suasana).
Ketika aliran waktu kembali menyentuh hati, bibir pun mulai mengucapkan banyak harap. Dilangit tak ada bintang, tapi dengan penuh keyakinan, aku terus melantunkan harap-harap ku. Berharap hari baru ku terus saja menjadi indah. Berharap hari baru ku terus saja berisi senyum dan tak ingin berisi duka. Berharap hari baru ku terus saja dipenuhi wangi bunga. Berharap hari baru ku terus saja berisi kecintaan dan kasih sayang, berisi damai, walau aku tahu, semua ini tak mungkin kurasakan selama waktu yang aku inginkan.
Tuhan, terimakasih untuk kesempatan yang Kau berikan di hari baru ini. Nafas yang masih kau alirkan dalam jiwa ku hari ini. Udara yang masih Kau izinkan untuk ku hirup. Kalau boleh aku meminta, izinkan aku bisa berlama-lama menatap mentari Mu, menghitung bintang Mu untuk mewujudkan harapanku, menatap wajah dan senyum orang-orang yang kucintai lebih dari waktu yang Kau berikan (yang sekarang tersisa sedikit lagi ini).
Dan..... Tuhan kalau boleh aku meminta (aku selalu berharap Kau memenuhi permintaan ku yang satu ini, sebelum waktu menghadap Mu itu tiba—sedikit lagi ya..?) Izin kan Aku untuk bisa menjadikan dia - seorang hambaMu- menjadi teman hidupku, meski sebentaaaaaaaaaar saja.
Makasih Tuhan....
Makasih juga untuk Indigo Man, yang udah bersedia menemani ku diperjalanan malam, dihari baru (kita), membantu ku menyusun kembali harapan-harapan. Walau kita sama-sama tahu, itu cuma mimpi. Tapi kita pura-pura tidak tahu saja, dan ditengah kesepian misteri 1503, kita lewati itu bersama.
Jangan kita tiup api lilin yang ada dihadapan kita, aku takut waktu akan berhenti mendadak dan tak lagi memberi kita kesempatan. Kita biarkan saja dia menyala, hingga mencapai titik sumbu terakhir... kita biarkan saja... kita biarkan saja...
HAPPY BIRTHDAY UNTUK KITA....!
Saturday, February 28, 2009
Berhentilah Bau
Aku mulai menciumi baunya
Bau yang aku tidak suka
Bau darah dan air mata, yang membuat cinta pensiun dari jiwaku
Yang membuat kasih hilang dari rasaku
Cinta.. mulai pensiun dari hatiku..?
Aku tidak menginginkan itu
Aku takut cinta pensiun dari hatiku
Aku takut kasih henti dari rasaku
Cepat hilangkan bau tak sedap itu
Cepat...
Jangan sampai ada yang tersisa..
Sebab jika tercium oleh ayah dan bundaku
Oleh nenek dan kakekku
Oleh adik dan kakakku
Oleh mandum saudaraku..
pasti mereka akan menyesal..
menyesal..
karena bau itu, cinta pensiun dari hati mereka
kasih hilang dari rasa mereka..
”Y”
Banda Aceh, 27 Febr 2009
Bau yang aku tidak suka
Bau darah dan air mata, yang membuat cinta pensiun dari jiwaku
Yang membuat kasih hilang dari rasaku
Cinta.. mulai pensiun dari hatiku..?
Aku tidak menginginkan itu
Aku takut cinta pensiun dari hatiku
Aku takut kasih henti dari rasaku
Cepat hilangkan bau tak sedap itu
Cepat...
Jangan sampai ada yang tersisa..
Sebab jika tercium oleh ayah dan bundaku
Oleh nenek dan kakekku
Oleh adik dan kakakku
Oleh mandum saudaraku..
pasti mereka akan menyesal..
menyesal..
karena bau itu, cinta pensiun dari hati mereka
kasih hilang dari rasa mereka..
”Y”
Banda Aceh, 27 Febr 2009
Monday, January 5, 2009
Krisis Sudah Masuk ke Ranah Tuhan
Selasa, 06 Januari 2009
Dahlan Iskan : Krisis Sudah Masuk ke Ranah Tuhan
Krisis keuangan yang amat dahsyat ini akhirnya mampir juga ke ranah Tuhan. Yakni, ketika tersiar berita begitu banyak lembaga sosial dan keagamaan Yahudi yang menjadi korban investasi model Ponzi yang dilakukan Bernard Madoff (Bernie) itu.
Seperti diatur saja, praktis semua rumah ibadah Yahudi menjadikan kasus penipuan terbesar di dunia tersebut sebagai tema khotbah Hari Sabtu (yaumus Sabbath) mereka. Ini tidak lain karena yang dituduh sebagai penipu terbesar dalam sejarah umat manusia itu adalah tokoh Yahudi dan yang banyak tertipu juga umat Yahudi.
Begitu kerasnya kecaman yang disampaikan para khotib di mimbar Sabtuan itu, sampai-sampai ada pengkhotbah yang kali ini terpaksa meminta maaf kepada jemaatnya. Yakni, karena si pengkhotbah terpaksa harus mencela nama seseorang di mimbar yang suci itu.
''Selama ini kami tidak mau menjadikan soal bisnis dan politik menjadi tema khotbah,'' ujar seorang rabi konservatif di New York. ''Tapi, dalam kasus ini terlalu banyak korban, sehingga sulit untuk tidak dibicarakan, ''
tambahnya.
Dana yang tersedot ke bisnis model piramida yang dilakukan Bernie tersebut memang mencapai USD 50 miliar atau sekitar Rp 600 triliun. Beberapa hari setelah Bernie ditangkap, ratusan orang Yahudi yang uangnya lenyap di situ mendatangi rumah Bernie yang seharga Rp 600 miliar itu di New York.
Bernie, 70 tahun, memang tokoh terkemuka Yahudi. Dia dikenal sangat dermawan dan juga memimpin berbagai lembaga sosial masyarakat Yahudi. Karena itu, kasus tersebut dianggap memalukan Yahudi. Baik Yahudi sebagai masyarakat maupun Yahudi sebagai agama.
''Inilah hillul hashim yang keterlaluan, '' ujar seorang pengkhotbah
sebagaimana dikutip penerbitan Yahudi terkemuka di New York. Hillul hashim adalah istilah dalam agama Yahudi untuk menyebut perbuatan penistaan kepada Tuhan.
Istilah-istilah agama terpaksa begitu banyak dipakai kali ini untuk
mengungkapkan kejengkelan kepada Bernie. ''Dia itu sudah seperti Esau,'' kata pengkhotbah yang lain. Orang yang bernama Esau, dalam kitab agama Yahudi, adalah lambang kebohongan nomor satu di jagat raya. Di antara semua ciptaan Tuhan (termasuk malaikat, manusia, binatang, pohon, dan batu), Esau-lah pembohong terbesar.
Kitab Yahudi menceritakan bahwa Esau adalah kakak Yakub. Mereka adalah anak Ishak, melalui istrinya Rebekah. Berarti, keduanya adalah cucu Abraham (Rasul Ibrahim). Esau dan Yakub sebenarnya anak kembar. Yakub lahir belakangan, tapi nyaris beriringan. Begitu dekatnya kelahiran Yakub dari kakaknya, sehingga dalam kelahiran itu digambarkan posisi Yakub masih memegangi tumit Esau, kakaknya itu.
Tapi, Tuhan tidak memilih anak sulung tersebut sebagai pewaris sang bapak dan sang kakek. Ishak-lah yang jadi rasul. Ishak itu pula yang dipercaya kemudian menurunkan umat Yahudi sekarang ini. Golongan masyarakat Yahudi yang baik kemudian disebut golongan Yakob (berarti Israel). Sedangkan golongan yang ''rusak'' disebut golongan Esau.
Digambarkan, bayi Yakub memang berkembang menjadi anak baik, penurut, suka belajar, banyak tinggal di rumah, dan seterusnya. Pokoknya, Yakub kemudian menjadi lambang kesempurnaan dari seorang anak yang saleh. Sedangkan Esau digambarkan tumbuh menjadi ''anak liar'' yang nakal. Kesukaannya begadang, berkelahi, memeras, menipu, mencuri, dan seterusnya.
Dalam masyarakat Yahudi, semua anak baik digambarkan sebagai Yakub, sedangkan anak nakal seperti Bernard Madoff dicaci seperti Esau. Karena itu, dalam masyarakat Yahudi, banyak orang tua yang memberi nama anaknya dengan Yakub, tapi tidak satu pun yang memberi nama Esau.
Tampaknya, di semua agama, ada kisah seperti ini. Bahkan, agama Jawa juga punya cerita Pandawa dan Kurawa. Begitu banyaknya orang yang mencela dan memojokkan Kurawa, sampai-sampai saya justru bersimpati pada tokoh seperti Dursasana, salah satu di antara 100 Kurawa bersaudara.
Saya kadang merenung bahwa kejahatan Kurawa itu pun sebenarnya juga kehendak Tuhan: mengapa Tuhan menakdirkan Dewi Gendari melahirkan anak sampai 100 orang? Bagaimana seorang ibu bisa mengasuh dan membesarkan anak sebanyak itu untuk bisa jadi anak saleh semua?
Banyaknya anak itu juga yang kemudian menimbulkan problem agraria. Soal warisan tanah Kurusetra itu, misalnya. Tanah tersebut mestinya dibagi dua untuk Pandawa yang hanya lima bersaudara dan untuk Kurawa yang 100 bersaudara. Siapa pun, kalau dalam posisi menjadi Kurawa, pasti unjuk rasa: kalau tanah Kurusetra itu dibagi dua, bukankah akan melahirkan kesenjangan kaya-miskin: yang separo hanya dibagi untuk lima orang Pandawa, sedangkan yang separo lagi harus dibagi untuk 100 orang Kurawa.
Ishak yang hanya punya dua anak, yang satu jadi Esau. Bagaimana Dewi Gendari bisa mengasuh, mendidik, dan membuat 100 anaknya menjadi Yakub semua? Jangankan mendidik, memandikan dan mencuci bajunya saja sudah pasti sulit.
Bukankah waktu itu belum ada mesin cuci dan PlayStation? Mengapa Tuhan memberinya 100 anak? Bahwa kemudian banyak di antara anak itu yang jadi Esau, siapa yang salah?
Ternyata, dalam kasus Yakub-Esau ini pun banyak yang bersimpati pada Esau. Mungkin juga karena terlalu banyak kisah kesalehan Yakub yang sekaligus dalam satu napas dengan kenakalan Esau. Ada satu kisah bahwa Esau, sebagai anak sulung, sebenarnya bisa saja mengambil semua warisan ayahnya.
Namun, Esau begitu baiknya, sehingga mau mengalah kepada adiknya. Tapi, ada saja cerita sebaliknya: Esau itu sebenarnya bukan mengalah. Dia menjual hak-haknya sebagai sulung untuk menipu adiknya.
Begitu jeleknya Esau ini sampai-sampai digambarkan, kalau Anda baru saja dicium Esau, segeralah periksa apakah ada gigimu yang dicurinya. Dan Bernie, meski pernah memberikan laba triliunan rupiah kepada para nasabahnya, jasa itu tidak akan dikenang sebagai Yakub. Tetap saja Bernie itu Esau. Bahkan Esau terbesar pada abad modern.
''Bernie itu melakukan dua kejahatan sekaligus: mencuri dan menipu,'' bunyi salah satu khotbah Sabtu itu. ''Tempat yang paling cocok untuk orang yang mencuri harta kaum Yahudi adalah di neraka yang sangat khusus,'' tambahnya.
Betapa berat dosa Bernie digambarkan dalam cerita itu sebagai berikut: Orang Yahudi itu paling pintar dalam berhitung dan paling teliti dalam memeriksa angka-angka. Karena itu, tidak mungkin bisa ditipu. Itu baru orang Yahudi biasa. Orang Yahudi yang sudah jadi pedagang lebih hebat lagi: sudah mampu menggabungkan kehebatan berhitung dan ketelitian memeriksa. Kehebatan tersebut akan meningkat lagi kalau seorang pedagang Yahudi sudah bisa jadi bankir, pengusaha bank.
Dan seorang Bernie ternyata mampu menipu orang Yahudi yang sudah jadi bankir sekalipun! Maka, kalau orang Yahudi memberi gelar dia Esau, rupanya kejengkelan mereka memang sudah tidak tertahankan lagi. Bankir Yahudi pun bisa dia tipu!
Di antara kelompok Yahudi yang paling marah kepada Bernie adalah organisasi wanita Yahudi bernama Hadassah. Organisasi tersebut kehilangan dana Rp 1 triliun (USD 90 juta). Hadassah adalah organisasi ibu-ibu Yahudi di Amerika yang paling besar. Juga paling terkenal akan proyek-proyek sosialnya.
Hadassah-lah yang membiayai anak-anak Yahudi yang ditinggal mati orang tua mereka dalam kasus pembunuhan masal di Eropa. Hadassah pula yang mendirikan sekolah Youth Aliyah untuk anak-anak orang Yahudi di Israel. Proyek sosialnya di Israel luar biasa banyaknya. Termasuk mendirikan sekolah perawat, kedokteran, dan rumah sakit.
Kini, dana itu hilang.
Sedangkan di antara rabi (kiai) Yahudi yang paling marah adalah David J. Wolpe. Ini berarti sudah mentok: Rabi Wolpe adalah rabi nomor satu di antara rabi-rabi ''langitan'' di Amerika Serikat. ''Padahal, saya ini tidak kenal Bernie,'' katanya dalam satu khotbah sebagaimana disiarkan penerbitan Yahudi di AS itu. Sampai-sampai dikira dia itu ikut jadi salah satu korban Bernie.
''Saya ini justru belum pernah dengar namanya sampai dengan semua orang menyebut-nyebut nama itu sekarang ini,'' tegasnya.
Rabi Wolpe tergolong kiai mbeling. Pimpinan Kuil Sinai di Los Angeles
tersebut membuat heboh beberapa tahun lalu, terutama ketika mengungkapkan bahwa kisah pengungsian orang Yahudi dari Mesir yang menyeberangi Laut Merah itu sebenarnya tidak ada. ''Tidak ditemukan bukti ilmiah sama sekali,'' ungkapnya.
Rabi Wolpe itulah yang dalam khotbahnya sampai mengingatkan agar semua pengusaha Yahudi tahu bahwa sebelum menghadap Tuhan kelak, akan ada beberapa pertanyaan Tuhan yang harus dijawab sebelum bisa masuk surga. Pertanyaan pertama, kata Wolpe, adalah: apakah praktik dagang yang kamu lakukan sudah baik? (*)
Dahlan Iskan : Krisis Sudah Masuk ke Ranah Tuhan
Krisis keuangan yang amat dahsyat ini akhirnya mampir juga ke ranah Tuhan. Yakni, ketika tersiar berita begitu banyak lembaga sosial dan keagamaan Yahudi yang menjadi korban investasi model Ponzi yang dilakukan Bernard Madoff (Bernie) itu.
Seperti diatur saja, praktis semua rumah ibadah Yahudi menjadikan kasus penipuan terbesar di dunia tersebut sebagai tema khotbah Hari Sabtu (yaumus Sabbath) mereka. Ini tidak lain karena yang dituduh sebagai penipu terbesar dalam sejarah umat manusia itu adalah tokoh Yahudi dan yang banyak tertipu juga umat Yahudi.
Begitu kerasnya kecaman yang disampaikan para khotib di mimbar Sabtuan itu, sampai-sampai ada pengkhotbah yang kali ini terpaksa meminta maaf kepada jemaatnya. Yakni, karena si pengkhotbah terpaksa harus mencela nama seseorang di mimbar yang suci itu.
''Selama ini kami tidak mau menjadikan soal bisnis dan politik menjadi tema khotbah,'' ujar seorang rabi konservatif di New York. ''Tapi, dalam kasus ini terlalu banyak korban, sehingga sulit untuk tidak dibicarakan, ''
tambahnya.
Dana yang tersedot ke bisnis model piramida yang dilakukan Bernie tersebut memang mencapai USD 50 miliar atau sekitar Rp 600 triliun. Beberapa hari setelah Bernie ditangkap, ratusan orang Yahudi yang uangnya lenyap di situ mendatangi rumah Bernie yang seharga Rp 600 miliar itu di New York.
Bernie, 70 tahun, memang tokoh terkemuka Yahudi. Dia dikenal sangat dermawan dan juga memimpin berbagai lembaga sosial masyarakat Yahudi. Karena itu, kasus tersebut dianggap memalukan Yahudi. Baik Yahudi sebagai masyarakat maupun Yahudi sebagai agama.
''Inilah hillul hashim yang keterlaluan, '' ujar seorang pengkhotbah
sebagaimana dikutip penerbitan Yahudi terkemuka di New York. Hillul hashim adalah istilah dalam agama Yahudi untuk menyebut perbuatan penistaan kepada Tuhan.
Istilah-istilah agama terpaksa begitu banyak dipakai kali ini untuk
mengungkapkan kejengkelan kepada Bernie. ''Dia itu sudah seperti Esau,'' kata pengkhotbah yang lain. Orang yang bernama Esau, dalam kitab agama Yahudi, adalah lambang kebohongan nomor satu di jagat raya. Di antara semua ciptaan Tuhan (termasuk malaikat, manusia, binatang, pohon, dan batu), Esau-lah pembohong terbesar.
Kitab Yahudi menceritakan bahwa Esau adalah kakak Yakub. Mereka adalah anak Ishak, melalui istrinya Rebekah. Berarti, keduanya adalah cucu Abraham (Rasul Ibrahim). Esau dan Yakub sebenarnya anak kembar. Yakub lahir belakangan, tapi nyaris beriringan. Begitu dekatnya kelahiran Yakub dari kakaknya, sehingga dalam kelahiran itu digambarkan posisi Yakub masih memegangi tumit Esau, kakaknya itu.
Tapi, Tuhan tidak memilih anak sulung tersebut sebagai pewaris sang bapak dan sang kakek. Ishak-lah yang jadi rasul. Ishak itu pula yang dipercaya kemudian menurunkan umat Yahudi sekarang ini. Golongan masyarakat Yahudi yang baik kemudian disebut golongan Yakob (berarti Israel). Sedangkan golongan yang ''rusak'' disebut golongan Esau.
Digambarkan, bayi Yakub memang berkembang menjadi anak baik, penurut, suka belajar, banyak tinggal di rumah, dan seterusnya. Pokoknya, Yakub kemudian menjadi lambang kesempurnaan dari seorang anak yang saleh. Sedangkan Esau digambarkan tumbuh menjadi ''anak liar'' yang nakal. Kesukaannya begadang, berkelahi, memeras, menipu, mencuri, dan seterusnya.
Dalam masyarakat Yahudi, semua anak baik digambarkan sebagai Yakub, sedangkan anak nakal seperti Bernard Madoff dicaci seperti Esau. Karena itu, dalam masyarakat Yahudi, banyak orang tua yang memberi nama anaknya dengan Yakub, tapi tidak satu pun yang memberi nama Esau.
Tampaknya, di semua agama, ada kisah seperti ini. Bahkan, agama Jawa juga punya cerita Pandawa dan Kurawa. Begitu banyaknya orang yang mencela dan memojokkan Kurawa, sampai-sampai saya justru bersimpati pada tokoh seperti Dursasana, salah satu di antara 100 Kurawa bersaudara.
Saya kadang merenung bahwa kejahatan Kurawa itu pun sebenarnya juga kehendak Tuhan: mengapa Tuhan menakdirkan Dewi Gendari melahirkan anak sampai 100 orang? Bagaimana seorang ibu bisa mengasuh dan membesarkan anak sebanyak itu untuk bisa jadi anak saleh semua?
Banyaknya anak itu juga yang kemudian menimbulkan problem agraria. Soal warisan tanah Kurusetra itu, misalnya. Tanah tersebut mestinya dibagi dua untuk Pandawa yang hanya lima bersaudara dan untuk Kurawa yang 100 bersaudara. Siapa pun, kalau dalam posisi menjadi Kurawa, pasti unjuk rasa: kalau tanah Kurusetra itu dibagi dua, bukankah akan melahirkan kesenjangan kaya-miskin: yang separo hanya dibagi untuk lima orang Pandawa, sedangkan yang separo lagi harus dibagi untuk 100 orang Kurawa.
Ishak yang hanya punya dua anak, yang satu jadi Esau. Bagaimana Dewi Gendari bisa mengasuh, mendidik, dan membuat 100 anaknya menjadi Yakub semua? Jangankan mendidik, memandikan dan mencuci bajunya saja sudah pasti sulit.
Bukankah waktu itu belum ada mesin cuci dan PlayStation? Mengapa Tuhan memberinya 100 anak? Bahwa kemudian banyak di antara anak itu yang jadi Esau, siapa yang salah?
Ternyata, dalam kasus Yakub-Esau ini pun banyak yang bersimpati pada Esau. Mungkin juga karena terlalu banyak kisah kesalehan Yakub yang sekaligus dalam satu napas dengan kenakalan Esau. Ada satu kisah bahwa Esau, sebagai anak sulung, sebenarnya bisa saja mengambil semua warisan ayahnya.
Namun, Esau begitu baiknya, sehingga mau mengalah kepada adiknya. Tapi, ada saja cerita sebaliknya: Esau itu sebenarnya bukan mengalah. Dia menjual hak-haknya sebagai sulung untuk menipu adiknya.
Begitu jeleknya Esau ini sampai-sampai digambarkan, kalau Anda baru saja dicium Esau, segeralah periksa apakah ada gigimu yang dicurinya. Dan Bernie, meski pernah memberikan laba triliunan rupiah kepada para nasabahnya, jasa itu tidak akan dikenang sebagai Yakub. Tetap saja Bernie itu Esau. Bahkan Esau terbesar pada abad modern.
''Bernie itu melakukan dua kejahatan sekaligus: mencuri dan menipu,'' bunyi salah satu khotbah Sabtu itu. ''Tempat yang paling cocok untuk orang yang mencuri harta kaum Yahudi adalah di neraka yang sangat khusus,'' tambahnya.
Betapa berat dosa Bernie digambarkan dalam cerita itu sebagai berikut: Orang Yahudi itu paling pintar dalam berhitung dan paling teliti dalam memeriksa angka-angka. Karena itu, tidak mungkin bisa ditipu. Itu baru orang Yahudi biasa. Orang Yahudi yang sudah jadi pedagang lebih hebat lagi: sudah mampu menggabungkan kehebatan berhitung dan ketelitian memeriksa. Kehebatan tersebut akan meningkat lagi kalau seorang pedagang Yahudi sudah bisa jadi bankir, pengusaha bank.
Dan seorang Bernie ternyata mampu menipu orang Yahudi yang sudah jadi bankir sekalipun! Maka, kalau orang Yahudi memberi gelar dia Esau, rupanya kejengkelan mereka memang sudah tidak tertahankan lagi. Bankir Yahudi pun bisa dia tipu!
Di antara kelompok Yahudi yang paling marah kepada Bernie adalah organisasi wanita Yahudi bernama Hadassah. Organisasi tersebut kehilangan dana Rp 1 triliun (USD 90 juta). Hadassah adalah organisasi ibu-ibu Yahudi di Amerika yang paling besar. Juga paling terkenal akan proyek-proyek sosialnya.
Hadassah-lah yang membiayai anak-anak Yahudi yang ditinggal mati orang tua mereka dalam kasus pembunuhan masal di Eropa. Hadassah pula yang mendirikan sekolah Youth Aliyah untuk anak-anak orang Yahudi di Israel. Proyek sosialnya di Israel luar biasa banyaknya. Termasuk mendirikan sekolah perawat, kedokteran, dan rumah sakit.
Kini, dana itu hilang.
Sedangkan di antara rabi (kiai) Yahudi yang paling marah adalah David J. Wolpe. Ini berarti sudah mentok: Rabi Wolpe adalah rabi nomor satu di antara rabi-rabi ''langitan'' di Amerika Serikat. ''Padahal, saya ini tidak kenal Bernie,'' katanya dalam satu khotbah sebagaimana disiarkan penerbitan Yahudi di AS itu. Sampai-sampai dikira dia itu ikut jadi salah satu korban Bernie.
''Saya ini justru belum pernah dengar namanya sampai dengan semua orang menyebut-nyebut nama itu sekarang ini,'' tegasnya.
Rabi Wolpe tergolong kiai mbeling. Pimpinan Kuil Sinai di Los Angeles
tersebut membuat heboh beberapa tahun lalu, terutama ketika mengungkapkan bahwa kisah pengungsian orang Yahudi dari Mesir yang menyeberangi Laut Merah itu sebenarnya tidak ada. ''Tidak ditemukan bukti ilmiah sama sekali,'' ungkapnya.
Rabi Wolpe itulah yang dalam khotbahnya sampai mengingatkan agar semua pengusaha Yahudi tahu bahwa sebelum menghadap Tuhan kelak, akan ada beberapa pertanyaan Tuhan yang harus dijawab sebelum bisa masuk surga. Pertanyaan pertama, kata Wolpe, adalah: apakah praktik dagang yang kamu lakukan sudah baik? (*)
Sunday, January 4, 2009
Ketika Perempuan Dipercaya
Film The Other Boleyn Girl (I)
Ketika Perempuan Dipercaya
Author : Rizka Azizah
The Other Boleyn Girl (.moviewallpapers.net)
VIVAnews - Film berjudul The Other Boleyn Girl benar- benar tontonan yang sangat brillian menurut saya. Film ini menceritakan betapa ‘daya tarik’ dan kekuatan perempuan bisa menghancurkan tahta dan kekuasaan. Wanita yang tadinya diremehkan dan dianggap sepele, pada akhirnya bisa meluluhkan sekaligus menjatuhkan kekuasaan laki- laki.
Film ini berkisah tentang kehidupan kerajaan Inggris di abad ke- 16, dimana pada saat itu hiduplah seorang Raja bernama Henry Tudor atau Henry VIII. Kerajaan Inggris dibuatnya hancur karena sikapnya yang begitu liar terhadap wanita. Meski istri resminya hanya Queen Catherine of Aragon, namun King Henry VIII memiliki begitu banyak selir.
Keliaran King Henry VIII pada wanita semakin menjadi- jadi saat Queen Catherine tidak bisa memberinya keturunan laki- laki. Padahal, King henry sangat berharap bahwa istrinya dapat memberikan anak laki-laki untuk meneruskan tahta kerajaan. Di masa itu, perempuan sama sekali tidak ada artinya. Seperti Queen Catherine yang telah berkali- kali diduakan oleh King Henry VIII sekaligus dicampakkan karena hanya bisa melahirkan anak perempuan.
Kegagalan Queen Chaterine melahirkan anak laki- laki, membuat King Henry VIII semakin gencar mencari selir yang dapat memberikan anak laki- laki. Adalah Keluarga Boleyn, yang bersepupu jauh dengan penasehat Raja. King Henry mengutarakan keinginannya untuk memiliki selir lagi kepada Thomas Howard, sang penasihat Raja yang juga sepupu jauh dari Keluarga Boleyn.
Akhirnya, Thomas Howard bekerja sama dengan Thoman Boleyn untuk bisa mempersembahkan salah satu Boleyn Girls, Mary Boleyn atau Anne Boleyn untuk dijadikan selir sang Raja. Thomas Boleyn begitu bersuka cita menyambut ajakan sepupunya, karena ambisinya untuk menjadi bagian dari kerajaan Inggris begitu besar. Ia langsung mengajukan Anne Boleyn untuk dijadikan selir King Henry VIII.
Permainan dimulai. Anne Boleyn yang diajukan oleh ayahnya, justru tidak dilirik sama sekali oleh King Henry. Sang Raja justru malah memilih Mary Boleyn untuk dijadikan selirnya. Padahal, Mary Boleyn sendiri sudah bersuamikan William Carey. Namun, dengan segenap tahta dan keuasaannya, King Henry VIII merayu William Carey untuk mengizinkan Mary menjadi selirnya, dengan menawarkan posisi bergengsi di Kerajaan.
William Carey pun tak kuasa menolak permintaan sang Raja. Sampai akhirnya, Mary Boleyn benar- benar menjadi selir sang Raja. Meski awalnya Mary Boleyn tidak menyukai intrik tersebut dan menolak untuk dijadikan selir sang Raja, namun lama- lama Mary mencintai King Henry VIII. Sampai akhirnya, ia mengandung dan melahirkan anak laki- laki.
Anne Boleyn yang merasa sakit hati karena cemburu melihat Mary bersama King Henry VIII, menjadi tidak terkontrol dalam bersikap. Sampai suatu hari, ia melakukan kesalahan yang fatal, yang membuat dirinya harus diasingkan ke Perancis.
Namun, sekembalinya Anne dari Perancis, ia banyak sekali mengalami perubahan. Perangainya sangat baik, smart, educated, charming, dan semakin cantik. Tanpa Anne sadari, King Henry VIII mulai tertarik dengannya. Sang Raja menganggap bahwa Anne mengalami banyak perubahan sekembalinya dari Perancis.
Menyadari akan hal itu, Anne yang cerdas tidak menyia- nyiakan kesempatan untuk meraih kehormatan yang lebih tinggi dari pada sang Kakak, Mary Boleyn. Bukan hanya bersedia menjadi selir, namun Anne meminta kepada King Henry VIII untuk mengasingkan Mary serta menceraikan Queen Catherine supaya posisi Queen of England ia gantikan.
Padahal, perceraian King Henry VIII dengan Queen Catherine akan membuat Inggris semakin terpuruk. Pergantian Ratu dirasa sangat sulit karena harus melawan sistem kerajaan monarki yang absolut. Namun, karena sedang tergila- gila dengan Anne, maka King Henry VIII pun menyetujui apapun permintaan Anne.
Disinilah daya pikat dan kekuatan perempuan mulai diakui. Anne Boleyn yang tadinya diremehkan dan dianggap terlalu liar oleh King Henry malah justru membuat sang Raja akhirnya bertekuk lutut tak berdaya pada Anne Boleyn. Semua permintaan Anne dituruti oleh sang Raja, termasuk permintaan Anne menggantikan posisi Catherine menjadi Queen of England, atau dengan kata lain, menjadi istri resmi kedua King Henry VIII.
Ambisi Anne untuk menjadi bagian Kerajaan Inggris terwujud. Namun, kebahagiaannya itu tidak berlangsung lama. Sama halnya dengan Catherine, Anne Boleyn gagal memberikan keturunan laki- laki. Ia hanya mampu memberikan anak perempuan yang kemudian ia beri nama Elizabeth.
Hal itu pula yang membuat King Henry melakukan hal yang sama seperti apa yang telah dilakukan pada Catherine sebelumnya, yaitu mencari selir baru. Adalah seorang perempuan bernama Jane Seymour yang akhirnya dipilih King Henry untuk menjadi selir.
Melihat itu, Anne semakin naik darah. Ia tidak mau suaminya memiliki selir lagi. Yang ia inginkan, King Henry tetap bersamanya meski Anne hanya mampu melahirkan anak perempuan. Ia berusaha hamil lagi dengan segala cara, yaitu berhubungan intim dengan beberapa laki- laki. Yang mengejutkan, Anne tidak hanya berhubungan dengan laki- laki tak sedarah, namun juga terpaksa melakukan hubungan intim dengan George Boleyn, adiknya sendiri, demi mendapatkan anak laki- laki.
Namun sayangnya, intrik tersebut diketahui oleh King Henry. Ia sangat marah dan menjatuhi hukuman mati kepada Anne. Hukuman tersebut ia berikan sesuai dengan peraturan kerajaan Inggris. Anne begitu terpukul, namun ia tidak bisa berbuat apa- apa. Ia hanyalah wanita, mantan ratu Inggris yang akan dipenggal kepalanya karena sebuah kesalahan yang fatal.
Akhirnya, Anne pun dijatuhi hukuman mati. Kepalanya dilibas dengan pedang, disaksikan oleh rakyat Inggris. Sebelum dieksekusi, Anne meminta kepada Mary, kakaknya, untuk mengasuh Elizabeth sebaik mungkin. Sebagai seorang Kakak yang telah diberi amanat, Mary melakukannya dengan baik. Ia membesarkan Elizabeth dengan tulus, sesuai dengan apa yang diindahkan Anne padanya.
By : • VIVAnews
Ketika Perempuan Dipercaya
Author : Rizka Azizah
The Other Boleyn Girl (.moviewallpapers.net)
VIVAnews - Film berjudul The Other Boleyn Girl benar- benar tontonan yang sangat brillian menurut saya. Film ini menceritakan betapa ‘daya tarik’ dan kekuatan perempuan bisa menghancurkan tahta dan kekuasaan. Wanita yang tadinya diremehkan dan dianggap sepele, pada akhirnya bisa meluluhkan sekaligus menjatuhkan kekuasaan laki- laki.
Film ini berkisah tentang kehidupan kerajaan Inggris di abad ke- 16, dimana pada saat itu hiduplah seorang Raja bernama Henry Tudor atau Henry VIII. Kerajaan Inggris dibuatnya hancur karena sikapnya yang begitu liar terhadap wanita. Meski istri resminya hanya Queen Catherine of Aragon, namun King Henry VIII memiliki begitu banyak selir.
Keliaran King Henry VIII pada wanita semakin menjadi- jadi saat Queen Catherine tidak bisa memberinya keturunan laki- laki. Padahal, King henry sangat berharap bahwa istrinya dapat memberikan anak laki-laki untuk meneruskan tahta kerajaan. Di masa itu, perempuan sama sekali tidak ada artinya. Seperti Queen Catherine yang telah berkali- kali diduakan oleh King Henry VIII sekaligus dicampakkan karena hanya bisa melahirkan anak perempuan.
Kegagalan Queen Chaterine melahirkan anak laki- laki, membuat King Henry VIII semakin gencar mencari selir yang dapat memberikan anak laki- laki. Adalah Keluarga Boleyn, yang bersepupu jauh dengan penasehat Raja. King Henry mengutarakan keinginannya untuk memiliki selir lagi kepada Thomas Howard, sang penasihat Raja yang juga sepupu jauh dari Keluarga Boleyn.
Akhirnya, Thomas Howard bekerja sama dengan Thoman Boleyn untuk bisa mempersembahkan salah satu Boleyn Girls, Mary Boleyn atau Anne Boleyn untuk dijadikan selir sang Raja. Thomas Boleyn begitu bersuka cita menyambut ajakan sepupunya, karena ambisinya untuk menjadi bagian dari kerajaan Inggris begitu besar. Ia langsung mengajukan Anne Boleyn untuk dijadikan selir King Henry VIII.
Permainan dimulai. Anne Boleyn yang diajukan oleh ayahnya, justru tidak dilirik sama sekali oleh King Henry. Sang Raja justru malah memilih Mary Boleyn untuk dijadikan selirnya. Padahal, Mary Boleyn sendiri sudah bersuamikan William Carey. Namun, dengan segenap tahta dan keuasaannya, King Henry VIII merayu William Carey untuk mengizinkan Mary menjadi selirnya, dengan menawarkan posisi bergengsi di Kerajaan.
William Carey pun tak kuasa menolak permintaan sang Raja. Sampai akhirnya, Mary Boleyn benar- benar menjadi selir sang Raja. Meski awalnya Mary Boleyn tidak menyukai intrik tersebut dan menolak untuk dijadikan selir sang Raja, namun lama- lama Mary mencintai King Henry VIII. Sampai akhirnya, ia mengandung dan melahirkan anak laki- laki.
Anne Boleyn yang merasa sakit hati karena cemburu melihat Mary bersama King Henry VIII, menjadi tidak terkontrol dalam bersikap. Sampai suatu hari, ia melakukan kesalahan yang fatal, yang membuat dirinya harus diasingkan ke Perancis.
Namun, sekembalinya Anne dari Perancis, ia banyak sekali mengalami perubahan. Perangainya sangat baik, smart, educated, charming, dan semakin cantik. Tanpa Anne sadari, King Henry VIII mulai tertarik dengannya. Sang Raja menganggap bahwa Anne mengalami banyak perubahan sekembalinya dari Perancis.
Menyadari akan hal itu, Anne yang cerdas tidak menyia- nyiakan kesempatan untuk meraih kehormatan yang lebih tinggi dari pada sang Kakak, Mary Boleyn. Bukan hanya bersedia menjadi selir, namun Anne meminta kepada King Henry VIII untuk mengasingkan Mary serta menceraikan Queen Catherine supaya posisi Queen of England ia gantikan.
Padahal, perceraian King Henry VIII dengan Queen Catherine akan membuat Inggris semakin terpuruk. Pergantian Ratu dirasa sangat sulit karena harus melawan sistem kerajaan monarki yang absolut. Namun, karena sedang tergila- gila dengan Anne, maka King Henry VIII pun menyetujui apapun permintaan Anne.
Disinilah daya pikat dan kekuatan perempuan mulai diakui. Anne Boleyn yang tadinya diremehkan dan dianggap terlalu liar oleh King Henry malah justru membuat sang Raja akhirnya bertekuk lutut tak berdaya pada Anne Boleyn. Semua permintaan Anne dituruti oleh sang Raja, termasuk permintaan Anne menggantikan posisi Catherine menjadi Queen of England, atau dengan kata lain, menjadi istri resmi kedua King Henry VIII.
Ambisi Anne untuk menjadi bagian Kerajaan Inggris terwujud. Namun, kebahagiaannya itu tidak berlangsung lama. Sama halnya dengan Catherine, Anne Boleyn gagal memberikan keturunan laki- laki. Ia hanya mampu memberikan anak perempuan yang kemudian ia beri nama Elizabeth.
Hal itu pula yang membuat King Henry melakukan hal yang sama seperti apa yang telah dilakukan pada Catherine sebelumnya, yaitu mencari selir baru. Adalah seorang perempuan bernama Jane Seymour yang akhirnya dipilih King Henry untuk menjadi selir.
Melihat itu, Anne semakin naik darah. Ia tidak mau suaminya memiliki selir lagi. Yang ia inginkan, King Henry tetap bersamanya meski Anne hanya mampu melahirkan anak perempuan. Ia berusaha hamil lagi dengan segala cara, yaitu berhubungan intim dengan beberapa laki- laki. Yang mengejutkan, Anne tidak hanya berhubungan dengan laki- laki tak sedarah, namun juga terpaksa melakukan hubungan intim dengan George Boleyn, adiknya sendiri, demi mendapatkan anak laki- laki.
Namun sayangnya, intrik tersebut diketahui oleh King Henry. Ia sangat marah dan menjatuhi hukuman mati kepada Anne. Hukuman tersebut ia berikan sesuai dengan peraturan kerajaan Inggris. Anne begitu terpukul, namun ia tidak bisa berbuat apa- apa. Ia hanyalah wanita, mantan ratu Inggris yang akan dipenggal kepalanya karena sebuah kesalahan yang fatal.
Akhirnya, Anne pun dijatuhi hukuman mati. Kepalanya dilibas dengan pedang, disaksikan oleh rakyat Inggris. Sebelum dieksekusi, Anne meminta kepada Mary, kakaknya, untuk mengasuh Elizabeth sebaik mungkin. Sebagai seorang Kakak yang telah diberi amanat, Mary melakukannya dengan baik. Ia membesarkan Elizabeth dengan tulus, sesuai dengan apa yang diindahkan Anne padanya.
By : • VIVAnews
Thursday, January 1, 2009
Sudah Lewat Satu Hari

Hmm…
Udah lewat satu hari tahun 2009. SELAMAT TAHUN BARU, yayan...!
Umur makin nambah aja, tapi.. manfaat bagi orang lain, udah nambah, atau bahkan tidak ada sama sekali..?
Mudah-mudahan, tahun ini, manfaat bagi orang lain, bertambah banyak.. Soalnya Kata Nabi, : Sebaik-baiknya ummat adalah yang bermanfaat untuk orang lain.
Allah.. beri saya kesempatan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain, juga bagi diri sendiri.
Udah lewat satu hari tahun 2009.
Ingin punya target tahun ini. Menikah, mungkin..???
Hehehe.. mungkin...!!!! Mudah-mudahan... (Ups.. jadi malu...!!!!)
Amiinnn.....
... Maka Berjalanlah Hingga tiba Saat Berlabuh di Samudera Hati...
Subscribe to:
Posts (Atom)
