Wednesday, January 20, 2016

Senjakala Sebuah Hati

Kamu yakin tidak tahu, atau bersikap pura-pura tidak tahu, sebagaimana yang sering kamu peragakan bahwa sebelumnya kita menyimpan asa yang sama, keinginan menjalani hidup yang sama, tapi itu bubar semua…

Bisa saja ini sebuah ketegaan, hanya aku semu dari mu yang mengatakan tak mampu dan pasrah, tapi tak pernah melawan, kini kamu tertawa diatas lara ku ….

Aku bukan lagi sayapmu seperti yang engkau gadang-gadangkan sebelumnya…

Kini aku berusaha untuk memahami bahwa rama-rama yang bersayap itu telah terlepas dari rumah kepompongnya dan terbang menjauh tanpa mau melihat rumah kepompong yang ditinggalkannya, yang sejenak kemudian jatuh berkeping dirubung semut dan dihentak angin…


#Ebong